Senin, 23 Juni 2014
Selamat Jalan Mama,,
Demi allah ku rasakan cinta nya,,
Saat dia pertama kali melihatku,,
Aku tau ada cinta dimatanya,,
Saat dia mengikatkan cincin ditanganku,,
Aku tau ada cinta,,
Saat pertama kali aku mengecup tangannya sebagai ibu baruku,,
Aku merasakan cinta,,
Saat pertama kali aku masuk rumahnya bersama anaknya,,
Kurasakan lagi cinta,,
Masih ingat ketika aku sakit untuk pertama kalinya setelah menjadi menantunya,,
Dia menjagaku dengan cinta,,
Berulang dia masuk ke kamar ku,,
Khawatir terjadi apa-apa denganku,,
Sama seperti ibuku,,
Kurasakan lagi cinta,,
Aku tau cintanya untukku dan putranya begitu besar,,
Saat ku bawa cucunya kesana pertama kalinya,,
Ku lihat lagi cintanya,,
Inginnya dia mendekap cucunya,,
Di tengah lemahnya ia berusaha duduk,,
Dia dekap anak kami,,
Ku lihat lagi cintanya yg sederahana,,
Aku jatuh cinta tanpa kata,,
Tapi allah lebih cinta,,
Di akhir umurnya,,
Tak sempat ku bersua,,
Demi allah akan ku jaga anaknya,,
Akan ku peluk erat anaknya,,
Cintaku tak akan pernah sehangat dia,,
Tapi hanya itu yg bisa kulakukan untuknya,,
Selamat jalan mamah,,
Setahun yang indah menjadi menantumu,,
Setahun ku terima cintamu,,
Setahun itu akan jadi kenanganku,,
Terima kasih Mamah,,
Terima kasih atas perjuanganmu selama 5 bulan terakhir melawan kanker itu,,
Terima kasih sempat kau peluk anak kami dan kau doakan,,
Terima kasih,,
Jakarta
18 Juni 2014
Menantumu
Hani
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
mba, takziah ya... semoga allahyarhamah mama mu bahagia disana.. terus titip doa buatnya di setiap sujudmu ya.. ketabahanmu menjalani hidup ini pasti membantunya di alam sana... keep up, my dear...
BalasHapusKak Ainul,,
HapusTerima kasih banyak ya,,
Doakan saya,,
Bahagia rasanya kak ainul baca tulisan saya,,